WawancaraSejak kapan klien tidak bisa mengendalikan rasa marah? Apa penyebab tersering rasa marah?
Prosedur terapi
- Bayangkan diri anda duduk di atas meja, berhadapan dengan orang yang anda marah. Anda sekarang adalah seorang wasit, daripada musuh. Buatlah daftar perbedaan dan diskusikan dengan lawan anda. Jadilah fleksibel dan buka pikiran tentang hak –hak orang lain. Dengarkan jika anda berharap didengarkan.
- Bayangkan diri anda yang penuh kemarahan (therapiest memegang atau menyentuh pundak kiri klien). Lihatlah diri anda yang begitu buruk dan jeleknya akibat kemarahan anda. Dan sekarang bayangkan diri anda yang terkendali dan tenang (therapiest memegang atau menyentuh pundak kanan klien). Rasakan keuntungan yang anda dapat dari sikap ini. Lihatlah orang – orang mengagumi anda karena anda sangat tenang dan terkendali dalam menghadapi berbagai persoalan dan masalah. (Kemudian therapiest memegang atau menyentuh kedua pundak klien secara bersamaan, kanan dan kiri).

